Virly Virginia Pasrah Jalani Pemeriksaan Kasus Produksi Film Porno : Okezone Celebrity

JAKARTA – Virly Virginia, Meli 3GP serta Fatra Ardianat memenuhi panggilan polisi Senin 8 Januari 2024. Diketahui merek telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus produksi film porno di rumah produksi milik Irwansyah berada di kawasan Jakarta Selatan.

Sayangnya ketiganya pun irit memberikan pernyataan ketika memenuhi panggilan polisi.

Virly Virginia mengaku dirinya menyerahkan masalah tersebut kepada penyidik Polda Metro Jaya.

Virly Virginia Pasrah Jalani Pemeriksaan Kasus Produksi Film Porno

“Kita serahkan ke pihak berwajib saja ya. Saya ditunggu (penyidik)” ujar Virly yang langsung masuk kamar gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus di Polda Metro Jaya pada Senin (8/1/2024).

irly Virginia pun langsung meninggalkan awak media dan menuju ruangan penyidik untuk memberikan keterangan.

Sedangkan Siskaeee sendiri sejauh ini belum memenuhi panggilan dari penyidik Polda Metro Jaya. Padahal sebelumnya, penyidik telah dijadwalkan untuk dimintai keterangan tambahan, pasca ditetapkan sebagai tersangka.

Adapun para pemeran ditetapkan menjadi tersangka yakni Siskaeee atau FCNS alias S, Anisa Tasya Amelia alias Melly 3GP atau ATA alias M, Virly Virginia atau VV, Putri Lestari alias Jessica atau PPL, NL alias Caca Novita atau CN, Zafira Sun atau ZS; Arella Bellus atau ALP alias AB, MS, dan SNA.

Penetapan tersangka ini, kini Siskaeee terancam menjalani masa hukuman pasal 8 juncto Pasal 34 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp 5 miliar.


Follow Berita Okezone di Google News


Dapatkan berita up to date dengan semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di
ORION, daftar sekarang dengan
klik disini
dan nantikan kejutan menarik lainnya

READ  Fuji Ambil Sisi Positif Usai Alami Gangguan Mental ADHD Sejak 2022 : Okezone Celebrity

Di samping itu, dua tersangka pemeran pria telah dijadikan tersangka sebelumnya ialah Bima Prawira (BP) dan Fatra Ardianata (AFL).

Sedangkan untuk lima orang lainnya telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus film porno ini. Mereka ialah laki-laki I sebagai sutradara, admin website, pemilik dan juga sebagai produser. Selain itu, ada laki-laki JAAS yang berperan sebagai kamerawan, laki-laki AIS sebagai sebagai editor, dan laki-laki AT sebagai sound engineering. Ada juga wanita SE yang berperan sebagai sekretaris sekaligus pemeran film.

Sebelum diciduk, mereka rupanya telah menghasilkan 120 film porno sejak 2022. Bukan cuma itu, mereka juga meraup keuntungan mencapai Rp 500 juta.

Atas kasus itu, kelima tersangka dijerat Pasal 27 ayat 1 juncto Pasal 45 ayat 1 dan/atau Pasal 34 ayat 1 juncto Pasal 50 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan/atau Pasal 4 ayat 1 juncto Pasal 29 dan/atau Pasal 4 ayat 2 juncto Pasal 30 dan/atau Pasal 7 juncto Pasal 33 dan/atau Pasal 8 juncto Pasal 39 dan/atau Pasal 9 juncto Pasal 35 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.


Banner

Ikuti Madilog.id di google News

Business Info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *