Tayang Terbatas, Film Suporter Masuk Pesantren Tidak Tayang di Semarang

Film Suporter Masuk Pesantren rilis 28 Maret 2019. Dari judul sebenarnya sudah menarik. Tapi apa mau dikata, film ini jadi film pertama kami yang diposting di blog dotsemarang sebagai film yang tidak tayang di Semarang tahun ini.

Wajah film Indonesia yang tidak tampil di bioskop sekarang ini sudah bisa dimaklumi. Seperti Semarang salah satu Kotanya yang harus berpikir dua kali untuk menaruh di sini.

Tahun 2018 saja, ada 12 film Indonesia yang tidak tayang. Tentu Semarang tidak sendirian dalam hal ini. Dari daftar tersebut, film dari Makassar menjadi penyumbang terbesar film yang masuk dalam daftar kami.

Unsur lokal yang kental

Ya, bisa dipastikan sebagian besar pemainnya orang setempat. Tidak akan menemukan artis dalam film tersebut. Dan beberapa tahun belakangan, Makassar dianggap telah bangkit dalam urusan film layar lebar.

Ada 14 kota di seluruh Indonesia yang menayangkan untuk pemutaran di bioskop yang termasuk dalam jaringan keluarga 21

— Kofindo (@Kofindo) 28 Maret 2019

Sebenarnya juga dalam daftar film Indonesia yang kami rilis bulan Maret, film berdurasi 84 menit ini tidak ada. Mungkin situs referensi kami lupa memasukkan.

Untuk sinopsis film ini sendiri, mengutips situs 21, menceritakan tentang Aso yang punya kegemaran menonton sepakbola ke stadion setiap tim kesayangannya bertanding, dimasukkan ke Pesantren oleh orang tuanya.

Kondisi Pesantren menyebabkan Aso tidak lagi bisa secara leluasa menyalurkan kegemaran menontonnya ke stadion. Aso kemudian bersahabat dengan Dul, Yos dan Sultan, tiga orang kawannya yang berasal dari daerah yag berbeda-beda.

Pesantren kemudian menjadikan persahabatan mereka melebihi kedekatan dengan saudara kandungnya sendiri. Mereka kemudian menjalin persahabatan dengan sebutan “sahabat kandung”.

Video trailer

Berikut video trailer berdurasi 2 menit dari Youtube

Trailer film Suporter masuk Pesantren. Film dari Makassar ini tayang terbatas di bioskop tanah air. Semarang termasuk salah satunya. https://t.co/PqSgmdCBEO

— Kofindo (@Kofindo) 30 Maret 2019

Tahun 2019, kami berharap tidak ada lagi film yang tayang terbatas. Namun kami tidak bisa berbuat banyak. Satu sisi ini juga demi mengangkat para sineas lokal terus bangkit dan berkarya. Mumpung ada perusahaaan pemilik layar yang mau bekerja sama.

Apakah berikutnya akan ada lagi film yang tidak tayang di Semarang atau Kotamu?

Artikel terkait :
  • Film Dilan 1991, Sebuah Fenomena
  • Pre – Screening Film Pohon Terkenal di Bioskop Semarang
  • Seperti Apa Suasana Roadshow Film The Way I Love You di Bioskop Semarang
  • Keluarga Cemara, Film Indonesia Pertama yang Tembus 1 Juta Penonton Tahun 2019
  • Lainnya
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *