Persita Tangerang raih kemenangan 4-3 atas Arema

Jakarta (ANTARA) – Persita Tangerang meraih kemenangan 4-3 atas tamunya Arema FC, pada pertandingan Liga di Stadion Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, Rabu.

Kemenangan yang didapat setelah timnya sempat tertinggal itu membawa Persita naik ke posisi ke-14, posisi yang sebelumnya dihuni oleh Arema, dengan 31 poin. Sedangkan Singo Edan kini bertukar tempat untuk berada di posisi ke-16, juga dengan 31 poin, demikian catatan laman resmi Liga Indonesia.

Kedua tim mencoba menampilkan permainan cepat sejak awal laga. Namun tim tamu Arema berhasil memimpin terlebih dahulu pada menit kelima, ketika kapten Johan Alfarizi tanpa kawalan menerima bola tendangan bebas Ariel Lucero untuk disambar dan masuk ke gawang Persita. Itu sekaligus merupakan gol pertama Johan pada Liga 1 musim ini.

Bagai tersentak dengan gol tersebut, Persita semakin agresif menyerang. Dua peluang bagus didapat Persita melalui tembakan Sin Yeong Bae yang melambung ke atas gawang Arema, dan tandukan Badrian Ilham dari bola umpan silang Ezequiel Vidal yang kemudian juga melambung ke atas mistar gawang Julian Schwarzer.

Setelah Arkhan Fikri membuang peluang bagus Arema, tim Singo Edan berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke-24. Bola umpan dari sisi kanan dibiarkan lewat oleh Lucero yang mengecoh pemain belakang Persita, dan bola segera disambar Charles Lokolingoy, untuk memaksa kiper Kartika Ajie memungut bola dari gawang sendiri untuk kedua kalinya.

Baca juga: Divaldo beberkan betapa pentingnya kemenangan bagi Persita Tangerang

Persita yang pantang menyerah mendapatkan buah kerja kerasnya pada menit ke-26, saat Vidal mampu memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1. Vidal mencuri bola dari Julian Guevara di area pertahanan Arema, dan melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang gagal dihentikan kiper Schwarzer.

READ  Pengamat: Suasana Pemilu 2024 berbanding terbalik dengan orde baru

Tim Pendekar Cisadane bahkan mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada menit ke-31. Ramiro Fergonzi yang mengejar bola panjang dari belakang, berhasil mengungguli Johan Alfarizi dan merebut bola, sebelum menaklukkan Schwarzer dalam situasi satu lawan satu.

Sebelum turun minum, Persita memiliki satu peluang bagus untuk berbalik unggul. Namun sepakan Irsyad Maulana masih mampu ditepis kiper Arema. Skor 2-2 menutup babak pertama.

Arema mengambil inisiatif serangan lebih awal pada babak kedua. Julian Guevara mengirim umpan silang mendatar yang dapat dihalau dan kemudian ditangkap oleh kiper Kartika Ajie.

Baca juga: Widodo tegaskan Arema FC bidik tiga poin ketika jumpa Persita

Persita mendapat hukuman penalti pada menit ke-56 akibat pelanggaran Javlon Gusenov di kotak terlarang. Dedik Setiawan yang menjadi eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dengan sempurna. Skor kini berubah 3-2 untuk keunggulan tim Singo Edan.

Keunggulan Arema hanya berusia pendek. Memasuki menit ke-58, Persita kembali menyamakan kedudukan. Bola kiriman Sin Yeong Bae ke sisi kiri pertahanan Arema, diteruskan Vidal ke mulut gawang, untuk disambar sekuat tenaga oleh Fergonzi yang membukukan gol keduanya.

Masuknya Jack Brown sebagai pemain pengganti pada akhir laga menambah daya gedor Persita. Pemain berdarah Inggris itu memaksimalkan situasi kemelut akibat tendangan penjuru Persita, bola sempat ditendang Fergonzi yang membentur pemain Arema, sebelum disambar oleh Brown untuk mengunci kemenangan Persita pada menit ke-80.

Skor 4-3 untuk keunggulan Persita bertahan sampai akhir, sekaligus mengakhiri puasa kemenangan mereka sejak Desember tahun lalu.

Daftar pemain:

Persita Tangerang: Kartika Ajie, Muhammad Toha, Javlon Gusenov, Andrean Benyamin Rindorindo, Mario Jardel, Sin Yeong Bae, Badrian Ilham, Irsyad Maulana, Ezequiel Vidal, Heri Susanto, Ramiro Fergonzi

READ  Komisi I DPR siap sempurnakan RUU Penyiaran

Pelatih: Divaldo Alves

Arema: Julian Schwarzer, Abu Rizal Maulana, Bagas Adi Nugroho, Charles Raphael de Almeida, Johan Alfarizi, Julian Guevara, Arkhan Fikri, Ariel Lucero, Dedik Setiawan, Charles Lokolingoy, Dendi Santoso

Pelatih: Widodo Cahyono Putro

Baca juga: Djanur ungkap alasan memilih kembali latih Persikabo 1973

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2024

Ikuti Madilog.id di google News

Business Info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *