Komika Singgih Sahara Dikeluarkan dari Komunitas Stand Up Comedy Semarang : Okezone Celebrity

JAKARTA – Komika Singgih Sahara resmi dikeluarkan dari Komunitas Stand Up Comedy kota Semarang. Dikeluarkannya Singgih Sahara dari komunitas tersebut berhubungan dengan dugaan penipuan uang donasi Rp250 juta yang dilakukan olehnya.

Kabar tersebut diungkap langsung oleh Instagram, @standupindosmg. Disampaikan bahwa Singgih sudah bukan lagi bagian komika dari komunitas tersebut.

“Mulai hari ini, Sabtu 23 Maret 2024 kami memutuskan untuk mencabut status keanggotaan saudara SINGGIH SAHARA dan di-blacklist dari segala kegiatan Komunitas Stand-Up Comedy Kota Semarang,” tulis akun tersebut, dikutip Minggu (24/3/2024).

“Saudara SINGGIH SHAHARA kami anggap telah melanggar etika dan moral dalam berkomunitas dan bersosial media, serta sangat melukai banyak anggota komunitas kami dan orang lain yang dengan niat baik ingin membantunya,” tambah akun tersebut.

Singgih Sahara

Singgih Sahara dikeluarkan dari komunitas Stand Up Comedy Semarang (Foto: Facebook)

Komunitas Stand-Up Comedy Semarang ini mengatakan Singgih telah melanggar etika dan moral atas dugaan dirinya yang memakai uang bantuan tersebut.

Tak hanya mengeluarkan Singgih, komunitas ini juga mendukung penuh apapun tindakan yang ingin diambil para korban untuk komika tersebut. Hal itu dilakukan demi memberikan efek jera dan tak terjadi peristiwa serupa.

“Kami mendukung sepenuhnya langkah apapun yang akan diambil berdasarkan kesepakatan para korban terhadap saudara SINGGIH SHAHARA untuk dapat ditindak sebagaimana mestinya, sebagai pembelajaran untuk kita semua di kemudian hari,” jelasnya.



Follow Berita Okezone di Google News


Dapatkan berita up to date dengan semua berita terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di
ORION, daftar sekarang dengan
klik disini
dan nantikan kejutan menarik lainnya

READ  Melanggar kode etik, Mahfud: KPU hati-hati dari sekarang

Sebelumnya, komika Singgih Sahara jadi perbincangan publik usai menyalahgunakan donasi yang dikhususkan buat ibunya yang sedang sakit. Open donasi yang dilakukan sejak 2021 itu hingga kini sudah meraup hingga Rp250 juta.

Sayangnya, ibunya hanya menerima bantuan sebesar Rp50 juta saja.

Sementara itu, sisa uang donasi Rp200 juta justru digunakan Singgih untuk keperluan pribadi. Mulai dari main game, membeli Playstation (PS) hingga dugaan untuk judi slot.


Banner

Ikuti Madilog.id di google News

Business Info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *