Kepala Kejaksaan Negeri Gunungsitoli Ajak GMKI Perangi Praktik Korupsi, Kolusi dan Nepotisme di Wilayah Kepulauan Nias

foto Bersama GMKI Cabang Gunungsitoli dan Kepala Kejaksaan

Gunungsitoli, Madilog.Id – Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Gunungsitoli mengadakan audensi di Kejaksaan Negeri Gunungsitoli dengan tujuan memperkenalkan kepengurusan baru serta membahas program-program GMKI dan isu-isu strategis yang berkaitan dengan Kepulauan Nias.

Pertemuan perdana ini, yang merupakan bagian dari Masa Bakti 2023-2025, disambut dengan hangat oleh Kepala Kejaksaan Negeri Gunungsitoli, Parada Situmorang, S.H.,M.H. yang didampingi oleh kepala seksi Perdata dan Tata Usaha Negara, Dharma Putra Zebua, S.H. di ruang kerjanya, Rabu, (17/4).

Ketua Cabang GMKI Gunungsitoli, Tolona Gea menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kepala Kejaksaan Negeri Gunungsitoli dimana telah berkenanan menerima audensi GMKI Cabang Gunungsitoli
“Saya mengucapkan teterima kasih atas sambutan yang baik dan hangat dari Kepala Kejaksaan Negeri Gunungsitoli” ucap Tolona Gea dalam sambutannya.

Pada momen pertemuan tersebut BPC GMKI Gunungsitoli memperkenalkan diri, lalu memaparkan program-program GMKI Gunungsitoli hasil Sidang Pleno I, serta menyampaikan beberapa isu hangat tentang dugaan korupsi yang ada di Pulau Nias termasuk rencana kegiatan penyuluhan hukum di masyarakat.

“Kami dari GMKI Gunungsitoli mendukung penuh Kejaksaan Negeri Gunungsitoli dalam penanganan masalah hukum dan tentu harapan kami bisa bekerja sama kedepannya. Ucap Tolona Gea

Pada momen audensi tersebut Kepala Kejaksaan Negeri Gunungsitoli, Parada Situmorang, Mengajak GMKI untuk ambil bagian dalam memperangi Korupsi, Kolusi, dan Nepostime dimana pratik-pratik tersebut melanggar hukum dan merugikan kepentingan umum.

“GMKI Gunungsitoli harus bisa bersuara apa bila terjadi penyelewengan yang melanggar hukum dan merugikan kepentingan umum serta melawan korupsi, kolusi, dan nepotisme”

Dilanjutkannya, Bahwa mahasiswa harus dapat mengabdikan diri untuk masyarakat sehingga fungsi sosiokontrol dari mahasiswa benar-benar dirasakan oleh masyarakat umum.

“Adik-adik kalian harus mampu memberikan pengabdian diri bagi masyarakat sehingga kehadiran kalian bisa dirasakan, apabila ada dugaan korupsi yang memang memiliki bukti silahkan laporkan” tutupnya. Redaksi.

Ikuti Madilog.id di google News

Business Info
READ  Anugerah KPI 2023 sematkan penghargaan khusus untuk Errol Jonathans

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *