Viral Batu dan Bensin Dalam Mobil Ambulans Pemprov DKI, Presidium GeRah Angkat Bicara

Foto : Presidium Gerakan Rakyat Anto Hoax – Miartiko Gea

Kita Masyarakat Indonesia adalah Masyarakat yang Pancasilais yang di ikat oleh budaya timur yang sopan, ramah. Kami sangat mengecam aksi yang anarkhis.

Jakarta – Presidium Gerakan Rakyat Anti Hoax (GeRah) Miartiko Gea memberikan tanggapan terkait viralnya video mobil Ambulace yang di rekam oleh anggota Kepolisian dalam pengamanan aksi demonstrasi pada Kamis, 26 September 2019 dini hari. Mico Gea mengatakan Kepolisian hendaknya hati-hati dalam menyimpulkan sesuatu sebelum memviralkannya. Video rekaman Anggota Kepolisian tersebut dalam percakapannya disebutkan bahwa 6 ambulance menyuplai batu kepada Pendemo.

Akhirnya Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Argo Yuwono mengklarifikasi berita yang lagi heboh tersebut, bahwa ternyata ambulance tersebut bukan menyuplai batu dan bensin kepada para pendemo melainkan peserta demo tersebut berlindung dan masuk dalam ambulance untuk menyelamatkan diri dari kejaran aparat keamanan.

“Tindakan Oknum Kepolisian yang menyimpulkan bahwa ke-6 ambulance tersebut menyuplai batu dan bensin ke para pendemo tanpa melakukan pendalaman dan kroscek lebih jauh sejatinya sudah turut serta menyebarkan hoax”, ucap Mico.

Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri yang terus menurun harus menjadi bahan evaluasi kinerja. kedepan pihak keamanan tidak boleh gegabah menyimpulkan sesuatu tanpa bukti yang sejelas-jelasnya.

Polri harus ingat bahwa institusi Polri yang seperti saat ini adalah hasil dari reformasi yang diperjuangkan oleh Pemuda dan Mahasiswa 1998, oleh sebab itu kami minta Polri tidak boleh represif menangani Demonstran. Mahasiswa adalah corong terakhir penyambung lidah Rakyat yang tersumbat di Dewan Perwakilan Rakyat.

Menurutnya, Masyarakat kita sudah banyak yang melek teknologi namun juga masih banyak yang belum bijak dalam memanfaatkan teknologi yang makin canggih ini. Oleh sebab itu, kami menghimbau kepada seluruh Masyarakat Indonesia tanpa terkecuali agar mengkroscek berita, video yang beredar sebelum membagikannya. Hoax ini daya jangkaunya dan daya rusaknya sangat besar sekali, bahkan daya jangkau dan rusaknya lebih besar dari ledakan bom sekalipun, Ujar Mico Gea yang aktif sebagai Koordinator Nasional Aliansi Sipil Peduli Demokrasi (Kornas PD).

Dihimbau juga kepada para Demonstran hendaknya dalam menyampaikan aspirasinya, disampaikan dengan cara damai dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, jangan merusak dan membakar fasilitas umum karena di samping ada hak demonstran disana ada juga hak orang lain. Kita masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang Pancasilais yang di ikat oleh budaya timur yang sopan, ramah. Kami sangat mengecam aksi yang anarkhis, apalagi ingin menjatuhkan pemerintahan yang sah secara konstitusi, tegasnya. (Ant)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *