Siswa SMP Berusia 15 Tahun Dianiaya Oleh Sekelompok Preman di Nias Barat

Nias Barat – Telah terjadi kasus penganiayaan yang dilakukan oleh sekelompok preman terhadap Desman Ardiansyah  Gulo alias Desman yang masih berusia 15 tahun dan berstatus siswa disalah satu SMP yang ada di kecamatan Ulu Moro’ò, Minggu 22/9/2019.

Penganiayaan terjadi pada hari Minggu Tanggal 22 September 2019 sekitar pukul 01.00 WIB di salah satu rumah yang terletak di depan Gereja ONKP Lawelu – Nias Barat. Kronologis kejadian berawal ketika korban Desman memanggil Seseorang temannya yang biasa dipanggil Jul untuk pulang dari acara (keyboard / organ tunggal) untuk pulang ke kembali rumah. Pada saat Korban memutar motornya untuk pulang ke rumah, tiba-tiba datang seorang lelaki bernama panggilan Boy mendekati dirinya dan langsung meninju kepala Desman yang masih berposisi diatas motor sehingga Desman jatuh. Setelah Desman terjatuh, Boy bersama kawan-kawannya meneruskan memukul korban hingga berbekas dimuka dan kepala Korban.

Merasa teraniaya, pada hari yang sama Desman langsung mendatangi kantor Polsek Mandrehe untuk meminta keadilan atas penganiayaan yang menimpa dirinya dengan nomor laporan STPLP/25/IX/2019/NS-Ndrehe, tanggal 22 September 2019 yang diterima oleh Erdian K. P Hia.

Foto : Bukti Laporan Korban di Polsek Mandrehe

Harapan keluarga korban yang disampaikan oleh Soziduhu Gulo sebagai saudara kandung dari korban meminta perhatian Kepolisian khususnya Polsek Mandrehe untuk memproses aduan korban agar kelompok preman-preman yang sedang berkeliaran di Wilayah Kecamatan Ulu Moro’ò bisa terhentikan.

“ Saya meminta perhatian Kepolisian khususnya Polsek Mandrehe untuk memproses aduan korban agar kelompok preman-preman yang sedang berkeliaran di Wilayah Kecamatan Ulu Moro’ò bisa terhentikan. Kalau tidak maka tindakan kelompok preman tersebut yang diduga dikoordinir oleh anak salah seorang ASN yang bertugas di wilayah Ulu Moro’o ini semakin merajalela”, Demikian harapan dari Soziduhu Gulo yang merupakan Pengurus Nasional PMKRI tersebut. Ant.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *