“END GAME” NIAS UTARA : Siapa Sosok Yang Mampu Menumbangkan Petahana?

Okturisman Zai, Aktivis Millenial Nias Utara

Penulis : Okturisman Zai, Aktivis Millenial Nias Utara

Hawa dan suasana di Utara semakin panas. Bukan karena derasnya pembangunan seperti yang dilakukan oleh Presiden Jokowi, bukan karena galian atau pembangunan mesin-mesin berat dimana-mana, bukan karena pabrik – pabrik yang beroperasi disiang hari seperti di pulau Jawa, bukan juga karena Bupatinya sedang memberantas korupsi dengan berapi-api, tetapi panas ini terjadi karena pertempuran sosial media menjelang tahun  panas 2020.

Sesuai judul artikel ini, dibenak penulis sering muncul pertanyaan sebenarnya siapa yang mampu menumbangkan Petahana di Nias Utara pada Pemilukada 2020 mendatang ini. Sekian banyak kandidat yang muncul baik yang mendeklarasikan diri dengan berpasang-pasangan, maupun yang muncul dengan sendirinya sesuai aspirasi dan dorongan dari kelompok-kelompok tertentu seperti kelompok Milenial Nias Utara,Kelompok Politisi, Kelompok Perempuan, Kelompok Gerakan Civil Society, Kelompok Aktivis dan sebagainya.

Sebelum kita terlalu jauh membahas, penulis perlu menguraikan sedikit tentang judul ini yaitu  pertanyaan, mengapa Bupati Ingati Nazara (Petahana) Nias utara saat ini harus digantikan. Sebenarnya judul ini bukan bertujuan untuk menguraian kelemahan-kelemahan Petahana, tetapi judul ini dipilih karena bermunculannya kandidat yang hendak menggantikan posisi Petahana. Dengan demikian ada satu keinginan dari Kelompok atau Basis kandidat yang bermunculan tersebut untuk menumbangkan Petahana, maka judul ini pun dimunculkan.

Menumbangkan Petahana di Nias Utara, Penulis ibaratkan seperti perjuangan para Super Hero Avengers ketika menumbangkan Thanos dalam film “Avengers: End Game”. Thanos merupakan sosok sentral yang sangat kuat, dia juga baik hati dan ingin mengubah dunia dengan caranya sendiri, tetapi salahnya adalah kebaikannya ini mengorbankan banyak nyawa dan jiwa. Kalau di Nias Utara, kita andaikan Thanos adalah Petahana.

Untuk mempertahankan eksistensi manusia dimuka bumi, bermunculan lah superhero yang hendak menyelamatkan dunia dari kehancuran yang dilakukan oleh Thanos. Super Hero yang muncul pun beragam karakter, seperti tokoh Hulk, Iron Man, Captain America dan tokoh Super Hero Wanita CAPTAIN MARVEL. Perjuangan menumbangkan Thanos yang terus dilakukan oleh Iron Man dan kawan-kawan pun tidak berhasil karena harus diakui Thanos sangat kuat karena sempat memiliki 6 batu abadi. Demikian juga Petahana Nias Utara saat ini , harus diakui bukan lawan sederhana, dia memiliki sejumlah ‘batu alami’ berupa power, kekuasaan dan sebagainya.

Gagalnya para Super Hero laki-laki untuk mengalahkan Petahana salah satunya disebabkan karena mereka juga kurang kompak dalam mengelaborasi kekuatan dan minimnya strategi innovatif dalam pertempuran yang ada. Bila diibaratkan di Nias Utara, bakal-bakal calon laki-laki yang sering muncul di layar media sosial saat ini sama dengan Super Hero yang hendak menumbangkan Thanos tersebut, tidak akan berhasil dan kecil kemungkinan menang. Singkat cerita diakhir pertempuran, muncul lah Super Hero lainnya salah satunya Perempuan yaitu Captain Marvel. Kemunculan Super Hero di akhir ini pun rupanya mampu melemahkan kekuatan super Thanos dan akhirnya Thanos tumbang dan cerita selesai.

Menjawab pertanyaan pada judul ini dengan didasarkan pada uraian cerita perjuangan menumbangkan Thanos tersebut diatas, maka penulis memiliki harapan bahwa melawan Petahana tidak lah sekedar memunculkan foto, pencitraan, apalagi saling sikut satu dengan yang lainnya.

Siapapun sosok yang ingin dan merasa mampu menumbangkan Petahana, dia harus memiliki nilai-nilai perjuangan yang tidak dimiliki oleh Petahana saat ini. Mengapa demikian, nilai ini lah yang membedakan dia dengan Petahana. Petahana adalah Politisi senior, birokrat tua juga. Bila lawannya adalah politisi dan juga birokrat biasa-biasa saja, tentu saja nilai kemenangan ada di Petahana. Oleh karena itu, harus dimunculkan dan didukung momentum munculnya figur tokoh yang memiliki nilai dan pengalaman pembeda yang tidak dimiliki oleh  Petahana. Apa saja nilai tersebut misalnya : Perjuangan diluar pemerintahan yang dilakukan selama ini apa saja, Kedekatan dengan kelompok Masyarakat tertentu, latar belakang Aktivis, Jaringan Nasional dan Internasinal karena ini penting dalam menarik investor ke Nias Utara.

Kemudian secara akademis  harus mumpuni ditandai dengan kemampuan berbahasa asing misalnya. Bisa saja figur tersebut lahir dari rahim perjuangan kelompok Perempuan Nias, bisa juga dari Kelompok Millenial, dan Tentu saja lebih bagus bila berpengalaman di Birokrasi Pemberintahan. Akhir kata, sesuai dengan judul tulisan ini siapapun dan kelompok masyarakat manapun yang berniat melawan bertarung dengan Petahan di Nias Utara, harus memiliki kesiapan dan karakteristik pembeda dengan Petahan tersebut.

One thought on ““END GAME” NIAS UTARA : Siapa Sosok Yang Mampu Menumbangkan Petahana?

  1. Mantap bang,,,
    ditunggu update info berikutnya terutama bila ada topik terkait sejauh mana keberhasilan visi misi dan realisasi janji janji dari petahana selama ini, kita sangat butuh ini terutama bagi kita yang sedang merantau bahkan belum merasakan secara langsung seperti apa pembangunan di Nias Utara. Nantinya hal tersebut bisa kita gunakan sbg bahan evaluasi.Terima kasih bang, salam dari Kalimantan,
    Yaahowu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *