Rakyat Minta Sembako Pada Polisi, KNPI Apresiasi Kapolri

Sembako Polri
Dikson Ringo Ketua DPP KNPI.

Jakarta, Madilog.id – Kapolri Listyo Sigit menyampaikan agar warga masyarakat yang kesulitan dan kehabisan bansos meminta sembako ke polisi. Sikap itu layak diapresiasi sebagai sikap bijak ditengah penanganan Covid19 varian Delta yang semakin membuat petugas PPKM dan masyarakat kesulitan.

Publik melihat sikap Kapolri Sigit itu seolah bisa merasakan kesulitan masyarakat selama kebijakan PPKM Darurat. Sekaligus mampu menenangkan masyarakat yang marah ditengah banyak bentrokan polisi saat bertugas menjalankan PPKM Darurat, ujar Dikson Ringo Ketua DPP KNPI.

Sikap Kapolri itu sangat bijak dan memberi solusi bagi warga yang mengalami kesulitan hidup belakangan ini. Seruan dan sikap itu memberi harapan ditengah sulitnya hidup warga selama pandemi.

Kebijakan Kapolri ibarat ibarat memberi harapan bagi masyarakat kalau pemimpin masih peduli dengan masyarakat disaat penerapan kebijakan PPKM Darurat yang terkesan arogan dan tidak manusiawi, tambah Ketua Bid. Politik DPP KNPI tersebut.

Haris Pertama Ketum KNPI juga mendorong masyarakat agar tidak sungkan mengadu pada polisi bila mengalami kesulitan hidup selama pamdemi ini.

Masyarakat tidak boleh sampai kelaparan, banyak warga yang isolasi mandiri (Isoman) meninggal dunia sejak Juni 2021, mungkin saja karena mereka tidak ada makanan untuk di makan.

Menurut Lapor Covid-19, lebih dari 650 warga positif Covid-19 meninggal saat isolasi mandiri sejak Juni hingga hari ini, Minggu, 18 Juli 2021. Berdasarkan laporan tim data Lapor Covid-19, hingga pukul 15.00 WIB, tercatat 682 kematian isolasi mandiri dan di luar rumah sakit, (Tempo.co, Minggu, 18 Juli 2021 15:43 WIB).

DPP KNPI mendukung sikap Kapolri Sigit yang mau meringankan beban masyarakat. Sebab sebagian masyarakat terdampak dari Kebijakan PPKM Darurat ini, hidupnya bergantung pada aktivitas harian. Bila hari ini tidak bekerja maka besok tidak bisa makan. Irama/madilog

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.