Bedah “Buku Hitam Prabowo Subianto” (sejarah kelam reformasi) karya:Azwar Furgudyama S.Fil.I

Buku Hitam Prabowo Subianto
(sejarah kelam reformasi)
Karya: Azwar Furgudyama S.Fil.I

Selasa,9 Januari 2023

Para Mahasiswa dan Aktivis Milenial melakukan kegiatan bedah buku karya Azwar Furgudyama S.Fil.l. Yaitu buku Hitam Prabowo Subianto, Sejarah Kelam Reformasi gerakan 1998. Dan dihadiri pula oleh aktivis pada era reformasi.

Pada kegiatan tersebut dihadiri oleh Aktivis 98 dan beberapa Narasumber Hari Purwanto Akademisi, Dr. Hasanuddin Pengamat Politik, Irwan Suhanto Pegiat HAM dan Sospol, Hasnu Ibrahim Pegiat Pemilu dan Demokrasi serta Rahbar Ayatullah Aktivis Milenial selaku Ketua PMII Cabang Kota Bekasi.

Salah satu tokoh sentral yang bertanggung jawab atas keamanan nasional itu adalah Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letnan Jenderal TNI Prabowo Subianto. Prabowo baru menjabat Pangkostrad pada Maret 1998.

Setelah tragedi 98 banyak mahasiswa yang hilang kabar. Setelah kejadian itu para keluarga yang kehilangan anggota keluarganya/anaknya pun melakukan aksi rutin kamisan. Hingga Kamis besok adalah Aksi kamisan ke 801 kali.

“Sudah ke 801 kali Aksi kamisan dilakukan dekat dengan Kantor Prabowo. Daripada Prabowo joget joget lebih baik datang Kamis besok untuk menemui kami dan menyelesaikan masalah ini” Tutur Irwan Suhanto Selaku Aktivis 98

Irwan Suhanto juga berpendapat Prabowo tidak boleh mencalonkan diri sebagai apapun sebelum mempertanggung jawabkan atas tragedi akhir Oktober 98.
Hingga saat ini ada 13 Aktivis yang belum kembali dan tidak terdeteksi keberadaannya.

“Prabowo tidak memiliki kelayakan untuk memimpin Republik Indonesia. Kembalikan dulu 13 orang itu baru Prabowo dapat dipilih” Ucap Irwan Suhanto

Pada buku hitam Prabowo Subianto sudah jelas pada halaman 22-23 bahwa Prabowo terlibat dalam penculikan aktivis 98. Ada 4 orang yg dikembalikan kerumahnya dan informasinya bahwa Prabowo lah yg membebaskan Aktivis tersebut. Pada kenyataanya tidak, Budiman salah satu korban penculikan mengatakan bukan Prabowo lah yang membebaskan para aktivis. Budiman tidak memiliki hak bahwa Prabowo tidak melakukan penculikan.

READ  Ini Daftar Pemenang Gebyar Undian 2018 dari Jaya Metro Semarang

“Tidak ada peran Prabowo sedikitpun”, “Prabowo penjahat Kemanusiaan” Ujar Rahbar Ayatullah

Secara fakta Prabowo diberhentikan secara tidak hormat karena menjadi dalang atas kasus penculikan. Itu diakui oleh presiden Habibie

“Pada era Suharto Kamu Demo Kamu Mati” Tutur Hari Purwanto

Orang yang sudah memiliki Kartu Tanda Penduduk tandanya sudah wajib memilih pemimpin Republik Indonesia.
Dr. Hasanuddin mengatakan Generasi Milenial dan Z dapat memilih pemimpin untuk 5 tahun kedepan agar dapat mengkritik apa yg sudah di mandatkan, kalau tidak memilih (golput) jangan mengkritik anda saja tidak bisa menentukan siapa yg akan anda mandatkan.

“Prabowo tidak layak, karena memiliki catatan hitam” ucap Hari Purwanto

Ikuti Madilog.id di google News

Business Info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *