Jelang Kampanye Akbar, Prabowo Sapa Ratusan Ribu Warga Jatim

Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut dua, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, siap menggelar kampanye akbar terakhir di Stadion Gelanggang Bung Karno GBK, Senayan, Jakarta, pada Sabtu (10/2).

Kampanye akbar bertajuk “Pesta Rakyat Untuk Indonesia Maju” itu disebut-sebut sebagai puncak perjalanan kampanye para relawan dan kader partai-partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju. Partai-partai yang bergabung dalam koalisi ini adalah Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Amanat Nasional, Partai Demokrat dan empat partai non-parlemen, yaitu Partai Bulan Bintang, Partai Gelora Indonesia, Partai Solidaritas Indonesia Partai Garuda. Ada pula satu partai lokal yaitu partai Aceh, dan satu partai non-partisipan pemilu 2024 yaitu Partai Rakyat Adil Makmur.

Dalam keterangan pers, Kamis (8/2), Komandan Tim Komunikasi Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran, Budisatrio Djiwandono, mengatakan kampanye akbar Prabowo-Gibran akan dihadiri para ketua partai koalisi, termasuk Ketua Dewan Majelis Partai Demokrat yang juga mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Selain itu, kampanye juga akan akan dimeriahkan dengan penampilan sejumlah musisi dan artis, antara lain Dewa 19 feat Ari Lasso dan Ello, Raffi Ahmad, NTRL, Andre Taulany, Lesti Billar, Cak Percil dan banyak lainnya.

Di Sidoarjo, Prabowo Minta Rakyat Indonesia Mandiri

Sehari sebelum kampanye akbar itu, Prabowo dan Gibran memimpin kampanye yang tidak kalah meriah di Stadion Deltras Sidoarjo, Jawa Timur, yang dihadiri ratusan ribu warga. Pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji Sleman, Gus Miftah, memimpin selawat sebelum Prabowo naik ke atas panggung.

Dalam acara bertajuk “Pesta Rakyat Wis Wayahe Prabowo-Gibran” pada Jumat (9/2) sore itu, Prabowo mengajak mereka yang hadir untuk mengingat kembali kemerdekaan, dan makna sesungguhnya bagi rakyat.

READ  Prabowo Kukuhkan Keunggulannya dalam Jajak Pendapat Baru

“Jadi apa artinya merdeka? Artinya, tidak boleh ada kemiskinan di bumi Indonesia. Tidak boleh ada anak-anak yang lapar. Tidak boleh ada orang Indonesia yang sakit tidak dapat pengobatan yang baik,” ujarnya.

Capres Prabowo Subianto menyapa para pendukungnya saat tiba di Stadion Deltras, Sidoarjo, Jawa Timur untuk kampanye “Pesta Rakyat Wis Wayahe Prabowo-Gibran”, Jumat, 9 Februari 2024. (Foto: TPN Prabowo-Gibran)

Capres Prabowo Subianto menyapa para pendukungnya saat tiba di Stadion Deltras, Sidoarjo, Jawa Timur untuk kampanye “Pesta Rakyat Wis Wayahe Prabowo-Gibran”, Jumat, 9 Februari 2024. (Foto: TPN Prabowo-Gibran)

Ratusan ribu warga datang dari berbagai daerah di Jawa Timur, antara lain Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Lamongan, Pasuruan, Mojokerto, Probolinggo dan daerah-daerah lain.

Prabowo melanjutkan pidatonya dengan mengatakan “Itulah sebabnya kami bertekad membuat Indonesia berdiri di kaki sendiri. Kita tidak mau lihat masyarakat Indonesia terima upah dengan murah. Kita tidak mau jadi bangsa kacung (karena) Indonesia adalah bangsa yang terhormat,” ujar Prabowo melanjutkan pidatornya yang disambut gemuruh sorak-sorai para pendukungnya.

Ditambahkannya, “jadi dalam lima hari, kalian akan menentukan nasib bangsa Indonesia, nasib 5-30 tahun ke depan ada di tangan kalian.”

Beberapa tokoh yang hadir dalam acara itu, seperti Erick Thohir, Bahlil Lahadalia, Gus Miftah, Ketua Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono dan Ketua Partai Gerindra Jawa Tengah Anwar Sadad, ikut bertepuk tangan ketika Prabowo berpidato.

Puji Kepemimpinan Jokowi

Dalam kesempatan itu Prabowo kembali menyampaikan rasa hormat kepada Presiden Joko Widodo.

“Saudara-saudara sekalian, kalian kenal dengan Prabowo Subianto? Berapa kali saya berseberangan dengan Jokowi? Saya dikalahkan dua kali sama beliau. Emang enak dikalahin? Tetapi tidak ada secercah rasa benci saya kepada beliau karena saya yakin beliau cinta rakyat Indonesia,” ujarnya.

“Saya saksi dari dekat yang melihat Pak Jokowi orang yang pekerja keras, tidak ada istirahatnya. Saya kewalahan ikut beliau, padahal saya mantan Kopassus (Komando Pasukan Khusus), mantan jenderal,” tambahnya sambil tergelak.

Capres Prabowo Subianto berpidato dalam kampanye “Pesta Rakyat Wis Wayahe Prabowo-Gibran” di Stadion Deltras, Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat, 9 Februari 2024. (Foto: TPN Prabowo-Gibran)

Capres Prabowo Subianto berpidato dalam kampanye “Pesta Rakyat Wis Wayahe Prabowo-Gibran” di Stadion Deltras, Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat, 9 Februari 2024. (Foto: TPN Prabowo-Gibran)

Ia mengingatkan agar warga tidak melupakan jasa pemimpin negara.

“Hormati bapak dan ibu kita, para kiai, ulama, guru-guru, dan pemimpin-pemimpin kita. Jangankan presiden, gubernur, bupati dan lurah kita hormati,” ujarnya seraya menegaskan bahwa ke depan, ia dan Gibran akan melanjutkan program-program Jokowi.

Prabowo kemudian meminta restu warga yang mengikuti kampanyenya dengan mengatakan “Bapak-bapak, emak-emak, adek-adek aku yang aku sayangi… Saya mohon mandate dari semuanya, izin dari semua. Ayo, bersama-sama bangun Indonesia!”

Prabowo sudah hampir turun panggung ketika warga memintanya berjoget. “Joget, joget, joget,” teriak para pendukungnya.

Ia menjawab “joget? Nanti saya dimarahin lagi… Katanya capres nomor dua bisanya joget aja, enggak punya gagasan. Harus minta izin para kiai dulu… Rakyat minta saya joget, diizinkan enggak kiai” kata Prabowo sambil melihat ke arah KH. Agoes Ali Mashuri di atas panggung.

Setelah mendapat anggukkan, Prabowo berteriak “musiiiikk…” dan langsung berjoget “gemoy” ala Prabowo dengan diiringi lagu “OK Gas!”

Survei Indikator: Bisa Menang Satu Putaran

Prabowo layak bersuka cita karena hasil survei Indikator Politik Indonesia yang dirilis pada Jumat (9/2) menunjukkan Prabowo-Gibran bisa melenggang memenangkan pemilu satu putaran saja.

Capres Prabowo Subianto menyapa para pendukungnya dalam kampanye “Pesta Rakyat Wis Wayahe Prabowo-Gibran” di Stadion Deltras, Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat, 9 Februari 2024. (Foto: TPN Prabowo-Gibran)

Capres Prabowo Subianto menyapa para pendukungnya dalam kampanye “Pesta Rakyat Wis Wayahe Prabowo-Gibran” di Stadion Deltras, Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat, 9 Februari 2024. (Foto: TPN Prabowo-Gibran)

Berbicara saat memaparkan hasil survei itu secara daring, Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, mengatakan “kalau kita pakai model prediktif, dengan mengasumsikan tidak ada undecided voters, dengan predictor yang sudah kita tampilkan, suara Pak Prabowo (dan Gibran) 54 persen. Sementara dengan penghitungan lower dan lower estimate, suara Prabowo-Gibran paling rendah 51,6 persen. Paling tinggi 56,4 persen”.

Lebih jauh ia mengatakan jika prediksi ini benar, maka pemilihan presiden 2024 dipastikan akan berlangsung satu putaran saja.

“Kalau itu benar, dengan kisaran model prediktif 54 persen, maka saya harus mengatakan game over! Kita sudah tahu siapa capres yang akan terpilih Rabu nanti. Lima puluh empat persen itu signifikan secara statistik karena lower estimate dengan model prediktif 54 persen. Sejelek-jeleknya Pak Prabowo dapat 51,6 persen,” ujarnya.

Prediksi yang disebut Burhanuddin itu dilakukan dengan menghitung elektabilitas setiap pasangan calon presiden yang ditambah dengan pemilih yang belum menentukan pilihannya (undecided voters) yang jumlahnya mencapai 4,5 persen.

Dengan perhitungan itu, pasangan capres dan cawapres nomor urut dua Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming meraih elektabilitas tertinggi, yaitu 51,8 persen suara. Pasangan capres dan cawapres nomor urut satu, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar meraih 24,1 persen. Sementara pasangan capres dan cawapres nomor urut tiga, Ganjar Pranowo-Mahfud MD meraih 19,6 persen suara.

Indikator Politik Indonesia melakukan survei pada 28 Januari – 4 Februari dengan total sampel 5.500 responden dan sampel basis 1.200 orang dari seluruh provinsi di Indonesia yang terdistribusi secara proporsional. Margin error survei ini sekitar +/- 2,9 persen; dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Pasangan capres/cawapres Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka berfoto sebelum acara kampanye “Pesta Rakyat Wis Wayahe Prabowo-Gibran” di Stadion Deltras, Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat, 9 Februari 2024. (Foto: TPN Prabowo-Gibran)

Pasangan capres/cawapres Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka berfoto sebelum acara kampanye “Pesta Rakyat Wis Wayahe Prabowo-Gibran” di Stadion Deltras, Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat, 9 Februari 2024. (Foto: TPN Prabowo-Gibran)

Jubir Prabowo-Gibran: Jangan Jumawa, Jangan Lengah

Hasil survei ini lebih baik dibanding beberapa survei sebelumnya yang memproyeksi perolehan suara Prabowo di kisaran 46,8 persen.

Berbicara kepada VOA, juru bicara Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo mengatakan hasil survei yang positif itu tak lain berkat kerja keras semua pihak, mulai dari kader, simpatisan, relawan dan masyarakat, yang menempatkan keyakinan penuh untuk mendukung Prabowo-Gibran memimpin Indonesia ke depan.

Namun, ia buru-buru mengingatkan untuk tidak jumawa dan lengah hingga hasil sesungguhnya diketahui setelah pemungutan suara nanti.

“Kita gak mungkin bicara soal strategi, itu rahasia dapur,” ujarnya sambil tertawa.

“Tapi untuk ke depannya, penting untuk mengingatkan semua untuk berdialog langsung dengan masyarakat, bertemu langsung, turun ke lapangan, menyerap aspirasi mereka. Karena pada 14 Februari nanti masyarakat akan mengingat siapa yang berdialog dengan mereka,” ujar keponakan Prabowo ini. [ys/em]

Ikuti Madilog.id di google News

Business Info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *